Peta Konsep Sosiologi

Februari 5, 2012 Tinggalkan komentar

PETA KONSEP SOSIOLOGI

INTERAKSI SEBAGAI PROSES SOSIAL:

A.Interaksi Sosial:

-Kontak Sosial

-Komunikasi

B. Faktor yang Mendorong terjadinya Interaksi Sosial:

1. Imitasi

2. Sugesti

3. Identifikasi

4. Simpati

BENTUK-BENTUK INTERAKSI SOSIAL:

A.Interaksi Sosial  Asosiatif:

1. Kerjasama

2. Akomodasi

3. Asimilasi

4. Akulturasi

B.Interaksi Sosial Disosiatif:

1. Persaingan

2. Kontravensi

3. Konflik

 

 

Kategori:Materi

Pengertian Sosiologi Secara Umum

Februari 5, 2012 Tinggalkan komentar

Sosiologi berasal dari bahasa Latin yaitu Socius yang berarti kawan, teman sedangkan Logos berarti ilmu pengetahuan. Ungkapan ini dipublikasikan diungkapkan pertama kalinya dalam buku yang berjudul “Cours De Philosophie Positive” karangan August Comte (1798-1857). Walaupun banyak definisi tentang sosiologi namun umumnya sosiologi dikenal sebagai ilmu pengetahuan tentang masyarakat.

Masyarakat adalah sekelompok individu yang mempunyai hubungan, memiliki kepentingan bersama, dan memiliki budaya. Sosiologi hendak mempelajari masyarakat, perilaku masyarakat, dan perilaku sosial manusia dengan mengamati perilaku kelompok yang dibangunnya. Sebagai sebuah ilmu, sosiologi merupakan pengetahuan kemasyarakatan yang tersusun dari hasil-hasil pemikiran ilmiah dan dapat di kontrol secara kritis oleh orang lain atau umum.

Kategori:Materi

Definisi Sosiologi Menurut Beberapa Ahli

Februari 5, 2012 Tinggalkan komentar

Berikut ini definisi-definisi sosiologi yang dikemukakan beberapa ahli:

1. Emile Durkheim

Sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari fakta-fakta sosial, yakni fakta yang mengandung cara bertindak, berpikir, berperasaan yang berada di luar individu di mana fakta-fakta tersebut memiliki kekuatan untuk mengendalikan individu.

2. Selo Sumardjan dan Soelaeman Soemardi

Sosiologi adalah ilmu kemasyarakatan yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial termasuk perubahan sosial.

3. Soejono Sukamto

Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan perhatian pada segi-segi kemasyarakatan yang bersifat umum dan berusaha untuk mendapatkan pola-pola umum kehidupan masyarakat.

4. William Kornblum

Sosiologi adalah suatu upaya ilmiah untuk mempelajari masyarakat dan perilaku sosial anggotanya dan menjadikan masyarakat yang bersangkutan dalam berbagai kelompok dan kondisi.

5. Allan Jhonson

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari kehidupan dan perilaku, terutama dalam kaitannya dengan suatu sistem sosial dan bagaimana sistem tersebut mempengaruhi orang dan bagaimana pula orang yang terlibat didalamnya mempengaruhi sistem tersebut.

6. Menurut Roucek & Waren, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan kelompok sosial.

7. Menurut Soerjono Soekanto, sosiologi adalah ilmu yang kategoris, murni, abstrak, berusaha mencari pengertian-pengertian umum, rasional, empiris, serta bersifat umum.

8. Pitirim Sorokin

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala sosial (misalnya gejala ekonomi, gejala keluarga, dan gejala moral), sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejala non-sosial, dan yang terakhir, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari ciri-ciri umum semua jenis gejala-gejala sosial lain.

9. Roucek dan Warren

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dalam kelompok-kelompok.

10. William F. Ogburn dan Mayer F. Nimkopf

Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya, yaitu organisasi sosial.

11. J.A.A Von Dorn dan C.J. Lammers

Sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang struktur-struktur dan proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.

12. Max Weber

Sosiologi adalah ilmu yang berupaya memahami tindakan-tindakan sosial.

13. Paul B. Horton

Sosiologi adalah ilmu yang memusatkan penelaahan pada kehidupan kelompok dan produk kehidupan kelompok tersebut.

Dari berbagai definisi diatas, maka dapat disimpulkan bahwa :

Kesimpulannya sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara individu dengan individu, individu dengan masyarakat, dan masyarakat dengan masyarakat.

Selain itu, Sosiologi adalah ilmu yang membicarakan apa yang sedang terjadi saat ini, khususnya pola-pola hubungan dalam masyarakat serta berusaha mencari pengertian-pengertian umum, rasional, empiris serta bersifat umum.

Kategori:Materi

Interaksi Sebagai Proses Sosial

Februari 5, 2012 Tinggalkan komentar

Semenjak manusia lahir, sudah memerlukan bantuan orang lain. Kemudian selama perkembangan dalam kehidupannya, juga memerlukan bantuan orang lain. Manusia dalam kehidupan bersama, baik individu-individu, kelompok-kelompok, maupun individu-kelompok senantiasa terdapat interaksi sosial. Interaksi sosial adalah hubungan-hubungan sosial yang dinamis, yang menyangkut hubungan antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok dalam bentuk kerjasama, serta persaingan atau pertikaian.

Menurut Gillin dan Gillin, syarat terjadinya Interaksi Sosial ada dua, yaitu :
a. Kontak Sosial (Social Contact) yaitu hubungan antara individu dengan individu yang lainnya. Secara harfiah Kontak Sosial berarti bersama-sama menyentuh.
Menurut Soerjono Soekanto, kontak sosial dapat dibagi dua, yaitu :
-Kontak sosial primer (Langsung) yaitu terjadi secara langsung dan berhadapan muka.
-Kontak sosial sekunder (Tidak langsung) yaitu kontak sosial yang memerlukan perantara tertentu.
b. Komunikasi adalah tindakan seseorang untuk menyampaikan pesan kepada pihak lain dan pihak tersebut memberikan reaksi atau maksud.

Interaksi sosial tersebut menimbulkan proses sosial. Proses sosial erat kaitannya dengan konsep keragaman kehidupan sosial budaya masyarakat. Proses sosial merupakan cara-cara berhubungan para individu maupun kelompok yang saling bertemu, kemudian terjadi perubahan-perubahan yang mampu menggoyahkan cara-cara hidup yang telah ada.

Proses interaksi sosial baru akan berlaku apabila menghasilkan reaksi yang berbentuk hal-hal berikut.

1. Imitasi, yaitu meniru sesuatu yang dilakukan orang lain

2. Sugesti, yaitu reaksi seseorang terhadap sesuatu secara langsung dan tanpa dipikir terlebih dahulu

3. Simpati, yaitu kemampuan untuk merasakan diri seolah-olah dalam keadaan orang lain dan ikut merasakan apa yang dilakukan, dialami, atau diderita orang lain

4. Identifikasi, yaitu kecenderungan atau keinginan dalam diri seseorang untuk menjadi sama dengan pihak lain

Kategori:Materi

Sosialisasi Sebagai Proses Interaksi Sosial

Februari 5, 2012 Tinggalkan komentar

Sejak diciptakan, manusia telah dilengkapi dengan naluri untuk mengendalikan seluruh perilaku dan potensi dalam dirinya. Oleh karena itu, manusia perlu mengembangkan potensi dalam dirinya melalui belajar. Selama dalam proses belajar itulah seorang individu tumbuh menjadi seorang pribadi. Kepribadian merupakan sifat dan watak seseorang yang konsisten, yang mencakup kebiasaan, sikap, dan sifat lain yang khas dimiliki seseorang.

Kepribadian seorang individu akan berkembang jika berhubungan dengan orang lain. Upaya-upaya untuk mengembangkan kemampuannya ini dilakukan melalui proses sosialisasi. Sosialisai merupakan proses seseorang mempelajari cara hidup masyarakat untuk mengembangakan potensinya sesuai dengan nilai, norma, dan kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat.

Pengertian sosialisasi dilihat dari prosesnya dapat dibedakan menjadi sosialisasi primer dan sosialisasi sekunder. Sosialisasi primer, yaitu awal sosialisasi seorang individu memasuki keanggotaan masyarakat. Sosialisasi sekunder, yaitu sosialisasi di luar lingkungan keluarga yang merupakan kelanjutan dan perluasan sosialisasi primer.

Beberapa tahapan sosialisasi dalam pembentukan kepribadian seseorang sebagai berikut.

1. Sosialisasi dalam keluarga

2. Sosialisasi dengan teman sepermainan

3. Sosialisasi dengan lingkungan sekolah

Kategori:Materi

Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial

Februari 5, 2012 Tinggalkan komentar

Ada dua bentuk interaksi sosial sebagai proses sosial dalam kehidupan masyarakat, yaitu:

1. Proses asosiatif, yaitu bentuk interaksi sosial yang dapat meningkatkan hubungan solidaritas antar individu

a. Kerjasama (cooperation)

1. Kerukunan, yaitu hidup berdampingan secara damai dan melakukan kerjasama secara bersama-sama

2. Tawar-menawar, yaitu bentuk perjanjian mengenai pertukaran barang dan jasa antara beberapa organisasi

3. Kooptasi, yaitu kerjasama dalam bentuk mau menerima pendapat orang lain

4. Koalisi, yaitu bentuk kerjasama antara beberapa organisasi yang mempunyai kesamaan tujuan

5.  Joint  Venture, yaitu bentuk kerjasama yang dilakukan oleh beberapa perusahaan

b. Akomodasi (accomodation) yaitu suatu cara untuk menyelesaikan pertentangan tanpa menghancurkan pihak lawan sehingga lawan tidak kehilangan kepribadiannya.

1. Paksaan (coercion) yaitu bentuk akomodasi yang pelaksanaannya menggunakan ancaman, tekanan, maupun kekuatan fisik

2. Kompromi, yaitu bentuk akomodasi dimana pihak-pihak yang terlibat saling mengurangi tuntutannya

3. Penengah (arbitration) yaitu salah satu cara penyelesaian perselisihan antara dua pihak dengan bantuan oleh pihak ketiga yang mempunyai kedudukan lebih tinggi dan menghasilkan keputusan yang mengikat.

4. Mediation, yaitu cara menyelesaikan perselisihan dimana pihak-pihak yang berselisih dibantu pihak ketiga yang keputusannya mengikat.

5. Konsilasi, yaitu suatu usaha mempertemukan keinginan-keinginan dari pihak-pihak yang berselisih

6. Kesabaran

7. Terperangkap, yaitu suatu bentuk akomodasi dimana kedua pihak yang berselisih mempunyai kekuatan seimbang

berhenti pada suatu titik tertentu

8. Keputusan pengadilan, yaitu penyelesaian perselisihan melalui jalan pengadilan

c. Asimilasi, yaitu penyelesaian sifat-sifat asli yang dimiliki dengan sifat-sifat sekitar

2. Proses disosiatif, yaitu bentuk sosial yang dapat merenggangkan hubungan solidaritas antar individu

a. Persaingan, yaitu proses sosial dimana individu/ kelompok manusia bersaing mencari keuntungan melalui suatu bidang kehidupan pada suatu masa tertentu yang menjadi pusat perhatian umum, dengan cara menarik perhatian publik atau mempertajam prasangka yang ada, tanpa menggunakan ancaman/kekerasan

b. Kontravensi, yaitu sikap mental yang tersembunyi terhadap orang-orang lain atau unsur-unsur lain atau unsur- unsur kebudayaan golongan tertentu, yang dapat berubah menjadi kebencian, tetapi tidak sampai pada pertentangan atau pertikaian

c. Pertentangan / Pertikaian (conflict),  pertentangan atau pertikaian terjadi jika masing-masing pihak yang sedang mengadakan interaksi, tidak menemukan kesepahaman mengenai sesuatu persoalan, kemudian berlanjut menjadi adu kekuatan, lalu timbul adanya pertentangan atau pertikaian

Kategori:Materi

Anggota Kelompok

Februari 4, 2012 1 komentar
  1. I Made Dwi Arisoma                                                ( kordinator )
  2. I Putu Agus Wisnu Dwipayana Putra
  3. I Wayan Amerta Yoga
  4. Kadek Ary Putri Sanjiwani
  5. I Gusti Ngurah Arya Tri Andhika
  6. Putu Ratih Sasmitadewi
  7. I Gusti Ayu Sri Devi Mega Maharani
  8. Gede Adi Wisnawa
  9. I Made Wahyu Wiguna 
Kategori:Anggota Kelompok